Berita  

Bank Kurang Uang: Penyebab dan Solusi

Menteri Keuangan Akan Gunakan Base Money untuk Pantau Likuiditas Perbankan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penggunaan metode base money atau M0 untuk memantau kondisi likuiditas sistem keuangan di masa mendatang. Ia menyoroti bahwa penggunaan alat ukur likuiditas seperti rasio antara alat likuid dan dana pihak ketiga (AL/DPK) kurang mewakili kondisi sebenarnya.

Base Money Sebagai Gambaran Likuiditas yang Lebih Akurat

Purbaya menjelaskan bahwa base money memberikan gambaran yang lebih akurat terkait likuiditas perbankan, termasuk kondisi kredit yang ada. Menurutnya, data base money atau M0 yang mencapai pertumbuhan 18,3% pada Juli 2026, memberikan informasi yang lebih jelas.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk memperbaiki kondisi likuiditas secara keseluruhan. Dengan kerja sama yang lebih baik antara kementerian keuangan dan bank sentral, diharapkan kondisi likuiditas perbankan dapat terus membaik.

Purbaya juga menyatakan bahwa dengan kondisi likuiditas yang lebih baik, sektor swasta akan dapat tumbuh dengan lebih baik. Hal ini dapat menghasilkan pertumbuhan sektor swasta yang lebih positif dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sistem keuangan Indonesia dapat terus stabil dan memberikan dukungan yang memadai bagi pertumbuhan sektor swasta.

(arj/arj)

Source link