Berita  

Iran Syarat Mutlak Buka Selat Hormuz ke AS: Berita Terbaru

Iran Tetapkan Syarat Mutlak untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Jakarta, CNBC Indonesia- Iran telah menetapkan syarat mutlak untuk membuka kembali Selat Hormuz. Salah satunya adalah berakhirnya perang di Timur Tengah, seperti diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, dalam wawancara dengan media Lebanon Al Manar TV. Iran menegaskan bahwa setiap kesepakatan dengan Amerika Serikat terkait Selat Hormuz harus mencakup penghentian perang dan operasi militer di Gaza, Lebanon, dan Suriah.

Syarat Iran untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Mohsen Rezaei menyatakan bahwa Selat Hormuz tidak bisa dipisahkan dari konflik regional yang lebih luas. Iran menilai bahwa AS harus membuktikan keseriusannya dalam menjalankan komitmen tersebut sebelum kepercayaan baru bisa dibangun. Saat ini, Iran mengizinkan koridor “sementara dan terbatas” bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Masa depan lalu lintas pelayaran di wilayah tersebut bergantung pada perkembangan kesepahaman dengan AS.

Respons AS dan Aksi Militer di Selat Hormuz

Menurut laporan dari The Wall Street Journal, pemerintah AS tidak menunjukkan ketertarikan pada perundingan baru terkait Selat Hormuz. Presiden Donald Trump bahkan tampak tidak tertarik dengan kesepakatan damai yang sebelumnya ditandatangani antara AS dan Iran. AS kini lebih fokus pada tekanan ekonomi terhadap Iran daripada aksi militer.

Laksamana Brad Cooper dari US Central Command (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS telah membantu membersihkan ranjau dari Selat Hormuz dan memfasilitasi perjalanan kapal komersial serta pengiriman minyak. Meskipun jalur pelayaran internasional telah terbuka, data terbaru menunjukkan bahwa hanya sedikit kapal yang melintasi Selat Hormuz belakangan ini.

Dengan kondisi ini, Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak dapat dipisahkan dari situasi konflik di Timur Tengah. Negosiasi antara Iran dan AS terus berlanjut, sementara Iran menetapkan syarat-syarat tertentu agar Selat Hormuz dapat kembali berfungsi secara normal.

Source link