Berita  

Bekasi Mengubah 500.000 Ton Sampah Menjadi Energi Listrik

PSEL Kota Bekasi: Berita Terbaru Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) kini sedang mengembangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diresmikan baru-baru ini. Proyek ini akan memanfaatkan lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.

Potensi Besar Pengolahan Sampah di Kota Bekasi

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa pengolahan 500.000 ton sampah per tahun setara dengan 70% total sampah yang dihasilkan di Kota Bekasi. Selain itu, proyek PSEL di Kota Bekasi juga diharapkan mampu mengurangi emisi sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 80%.

“Dari sisi lingkungan, PSEL Kota Bekasi juga diproyeksikan dapat menurunkan emisi sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 80%,” jelas Pandu Sjahrir dalam peresmian pembangunan PSEL Kota Bekasi.

Manfaat Lain dari Proyek PSEL Kota Bekasi

Proyek PSEL di Kota Bekasi tidak hanya berdampak pada lingkungan, namun juga akan menghasilkan energi hijau yang mampu menyuplai kebutuhan listrik bagi 55.000 rumah di kota tersebut. Lebih dari itu, proyek senilai Rp3 triliun ini diharapkan mampu menciptakan 1.000 lapangan kerja baru yang ramah lingkungan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyani, juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggerakkan pembuangan sampah dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan sebagian Bandung Barat. Hal ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi masalah sampah yang semakin menjadi perhatian utama.

“Problem akut ini, ini umurnya itu bulan Oktober itu sudah habis sebenarnya. Artinya ada tumpukan yang tidak terkendali,” ungkap Dedi Mulyadi dalam peresmian proyek PSEL di Kota Bekasi.

Dengan adanya proyek PSEL Kota Bekasi, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam mengubah perilaku hidup yang lebih peduli pada lingkungan, termasuk dalam hal pengelolaan sampah. Ayo, dukung proyek PSEL untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat!

Source link