Berita  

Kantor Pemkot Diserang: Bom dan Garasi Dibakar

Serangan Teror di Pattani, Thailand, Membakar Kantor Pemerintah

Jakarta, CNBC Indonesia – Kelompok pemberontak kembali melancarkan serangan teror di provinsi perbatasan selatan Pattani, Thailand. Serangan brutal ini menghancurkan dan membakar sebuah kantor kotamadya, menyusul badai kekerasan yang telah mengguncang wilayah selatan jauh pada sehari sebelumnya.

Serangan Membakar Kantor Pemerintah di Pho Ming

Mengutip Bangkok Post, Senin (24/08/2026), serangan terbaru ini terjadi di kantor kotamadya Pho Ming yang terletak di tambon Pho Ming, distrik Panare, pada hari Minggu sekitar pukul 21.10 malam. Pos penjaga keamanan dilaporkan dibom dan garasi kantor dibakar habis. Insiden mematikan ini merusak parah sebuah truk sampah, truk pikap penyelamat, dan mobil pemadam kebakaran. Meskipun demikian, beruntungnya tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Motif di Balik Peningkatan Kekerasan

Di Bangkok, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri, Sihasak Phuangketkeow, menyatakan bahwa para pejabat hingga saat ini belum dapat menentukan motif pasti di balik peningkatan kekerasan tersebut. Sihasak yang mengawasi solusi keamanan untuk wilayah itu, mengaku tidak mengetahui siapa yang sebenarnya mendalangi kekerasan tersebut, namun ia merasa sangat khawatir dengan frekuensi serangan yang terus meningkat.

Lebih lanjut, Direktur Badan Intelijen Nasional, Thanut Suvarnananda, menilai bahwa para penyerang mungkin sedang berusaha meningkatkan daya tawar negosiasi mereka, mengingat pembicaraan pemulihan perdamaian untuk wilayah selatan jauh kemungkinan besar akan dilanjutkan pada akhir Oktober mendatang.

Pemberantasan barang gelap oleh pemerintah kemungkinan juga memicu eskalasi serangan semacam itu, mengingat pihak berwenang baru-baru ini telah menyita banyak obat-obatan terlarang di wilayah tersebut. Meskipun motifnya beragam, Thanut memastikan bahwa pejabat intelijen tentu saja mengetahui pihak mana yang sebenarnya berada di balik rentetan serangan itu.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi link sumber.

Source link