Tips Mengurangi Stretch Mark Setelah Melahirkan

Stretch Mark Setelah Melahirkan: Fakta dan Cara Mengatasi

Jakarta – Stretch mark setelah melahirkan merupakan perubahan kulit yang umum terjadi. Meski tidak berbahaya, garis-garis pada kulit ini dapat membuat sebagian ibu merasa kurang percaya diri dan ingin mengurangi tampilannya. Jadi, bagaimana sebenarnya stretch mark terjadi dan apa cara mengatasinya?

Apa Itu Stretch Mark?

Stretch mark atau striae gravidarum muncul ketika lapisan kulit mengalami peregangan, terutama selama kehamilan. Kondisi ini dapat terlihat sebagai garis berwarna merah, merah muda, ungu, cokelat, hingga putih dan biasanya muncul di perut, payudara, paha, pinggul, atau bokong. Sekitar delapan dari 10 perempuan hamil dapat mengalaminya.

Cara Mengurangi Stretch Mark Setelah Melahirkan

1. Berikan waktu kulit untuk memudar

Langkah pertama adalah tidak terburu-buru mencari produk yang mengklaim dapat menghilangkan stretch mark secara permanen. Stretch mark dapat menjadi lebih pucat dengan sendirinya seiring waktu. Perawatan setelah melahirkan lebih realistis diarahkan untuk membuat tampilannya semakin samar, bukan menghilangkannya secara total.

2. Gunakan pelembap untuk menjaga kondisi kulit

Pelembap dapat digunakan untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan nyaman, terutama jika kulit terasa kering atau gatal. Namun, klaim sejumlah krim atau minyak yang disebut mampu menghilangkan stretch mark belum didukung bukti kuat.

3. Pertimbangkan tretinoin untuk stretch mark baru

Tretinoin, turunan vitamin A yang tersedia sebagai obat oles, menjadi salah satu bahan yang telah diteliti untuk menangani stretch mark yang masih relatif baru. Namun, konsultasikan penggunaannya dengan dokter terlebih dahulu.

4. Konsultasikan perawatan laser

Jika stretch mark cukup mengganggu, dokter kulit dapat menawarkan prosedur berbasis energi seperti laser. Namun, perawatan ini sebaiknya dilakukan oleh dokter yang kompeten karena karakteristik kulit perlu dipertimbangkan.

5. Microdermabrasion

Prosedur ini dapat membantu membuat stretch mark terlihat lebih baik, meskipun tidak menjamin hilang sepenuhnya.

6. Microneedling atau radiofrequency

Teknologi ini juga menjadi pilihan yang diteliti untuk memperbaiki tampilan stretch mark. Namun, belum ada satu terapi yang dapat ditetapkan sebagai pilihan terbaik untuk seluruh pasien.

7. Hati-hati dengan krim penghilang stretch mark

Produk perawatan kulit yang mengklaim dapat menghilangkan stretch mark secara permanen perlu disikapi dengan hati-hati karena bukti efektivitasnya masih sangat terbatas.

Ingatlah bahwa setiap perawatan dapat memberikan hasil yang berbeda pada setiap orang. Selalu konsultasikan dengan dokter kulit sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan tertentu. Stretch mark setelah kehamilan merupakan kondisi yang umum dan bukan tanda kegagalan dalam merawat kulit. Dengan kesabaran dan perawatan yang tepat, tampilan stretch mark dapat diatasi dengan baik.

Source link