Berita  

ETF Emas BEI: Pesan Penting dari Wamenkeu

Wamenkeu Buka ETF Emas: Pesan Penting untuk Pasar Modal Indonesia

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menghadirkan tiga pesan kunci saat meluncurkan ETF Emas dan merayakan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia. Hal ini diungkapkan dalam sambutannya di acara tersebut.

ETF Emas: Alternatif Investasi Baru di Pasar Modal

ETF Emas merupakan instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa, memudahkan investor untuk berpartisipasi tanpa harus memiliki emas secara fisik. Nilai aset kelolaan global ETF Emas mencapai US$559 miliar dengan kepemilikan emas mencapai 4.025 ton.

Juda Agung menekankan bahwa penetrasi ETF Emas akan mendalami pasar modal Indonesia, yang telah menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga paruh pertama 2026, pasar modal Indonesia berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp125 triliun dengan 28 juta investor.

Agung memotivasi untuk terus memperkaya pilihan investasi, meningkatkan likuiditas, dan memperkuat tata kelola pasar modal Indonesia sebagai momentum untuk pertumbuhan lebih lanjut.

Penguatan Ekosistem Emas Nasional Melalui ETF

Agung juga menyoroti peran ETF Emas dalam memperkuat ekosistem emas nasional. Bullion bank telah tumbuh pesat dan diminati oleh pelaku pasar, sementara pasar bullion dan pasar modal semakin berkembang.

Inovasi ETF Emas harus didukung oleh integritas yang dapat membangun kepercayaan investor. Dengan adanya underlying berupa emas fisik, pengelolaan, penyimpanan, valuasi, dan sistem pasar yang transparan, investor akan merasa lebih percaya dalam berinvestasi.

Pemerintah, bersama dengan regulator dan pelaku pasar lainnya, akan berperan dalam menjaga kepercayaan investor dengan memastikan tata kelola pasar modal yang baik.

Source link