Petugas Damkar DKI Jakarta Meninggal Saat Bertugas
Pada Minggu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan ucapan duka cita atas wafatnya Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Andriyono. Ia menghembuskan nafas terakhir saat menangani kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Jakarta Timur.
Penanganan Kebakaran
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Megantara, mengungkapkan bahwa petugas menerima laporan kebakaran pada pagi hari. Upaya pemadaman melibatkan 10 unit mobil pemadam dan 50 personel. Selama operasi, Andriyono bertugas mencari sumber air untuk mendukung pemadaman api.
Saat sedang menyambung selang, Andriyono mengeluhkan nyeri dada tiba-tiba. Rekan kerja langsung memberikan pertolongan medis, namun Andriyono dinyatakan wafat setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Riwayat penyakit jantung yang dimilikinya menjadi penyebab kepergiannya.
Proses Pendinginan dan Pencegahan
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, meninjau lokasi kebakaran dan menyatakan bahwa proses pendinginan masih berlanjut untuk mencegah perambatan api di bawah tumpukan sampah. Meskipun api utama telah berhasil dipadamkan, material sampah masih berpotensi terbakar.
Marulina menjelaskan bahwa petugas Damkar membuka titik-titik pada tumpukan sampah agar air dapat meresap ke lapisan bawah dan memadamkan bara api yang tersisa. Fokus utama saat ini adalah menangani sisa-sisa api yang masih dapat menyala di kedalaman tumpukan sampah.
Sumber: ANTARA News












