Berita  

Pulihkan Bisnis Pariwisata dengan Mengambil Inspirasi dari Jepang

Pariwisata RI Perlu Terapkan Strategi ala Jepang untuk Pemulihan Pasca-Pandemi

Jakarta, CNBC Indonesia- Sektor pariwisata menjadi salah satu andalan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, pasca-pandemi Covid-19, industri pariwisata di Tanah Air masih mengalami tantangan dalam proses pemulihan. Data OECD mencatat bahwa industri pariwisata Indonesia mengalami penurunan 4% dibanding periode sebelum pandemi.

Tantangan Pemulihan Pariwisata RI

Hingga Mei 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia mencapai 1,38 juta pengunjung atau sekitar 6 juta kunjungan sepanjang Semester I-2026. Namun, kualitas kunjungan wisatawan saat ini berbeda dengan sebelumnya. Turis dari Yaman dan Rusia mulai mendominasi kunjungan, sementara turis dari Malaysia dan Singapura cenderung melakukan kunjungan singkat.

Untuk dapat memulihkan sektor pariwisata, Indonesia dapat melihat strategi pengembangan pariwisata dari Jepang. Negara Sakura tersebut berhasil mempermudah sistem dan informasi pariwisata, yang mampu menarik minat kunjungan turis sehingga menjadi salah satu negara tujuan pariwisata yang diminati.

Upaya Pemulihan Pariwisata RI

Sebagai salah satu sektor yang memiliki potensi besar, pariwisata dapat dijadikan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Untuk itu, diperlukan upaya yang lebih baik dalam mengembangkan industri pariwisata Tanah Air.

Informasi lebih lanjut mengenai strategi pengembangan pariwisata RI serta upaya pemulihan pasca-pandemi dapat disimak dalam wawancara dengan Commodity Expert CNBC Indonesia Research, Emmanuela Bungasmara Ega Tirta dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia yang diselenggarakan pada Rabu, 29 Juli 2026.

Source link