Kyle Larson’s Family: The Key to Retirement and Post-Retirement Plans

Kyle Larson Menjadi Bintang Dengan Prestasi Gemilang di NASCAR

Pada tahun 2018, Kyle Larson membuat kehebohan di komunitas NASCAR ketika ia menyatakan keinginan untuk pensiun dari Seri Piala untuk mengejar gelar juara Full Winged Sprint Car penuh sebelum ulang tahun ke-40.

Saat itu, Larson menyebut rencana tersebut dalam wawancara di podcast Open Red dan di media sosial. Keinginannya ini tentu saja tidak disambut hangat oleh sebagian penggemar NASCAR, yang merasa bahwa Larson hanya melibatkan dirinya dalam balapan ini sebelum akhirnya pensiun ke ajang balapan yang dia cintai.

Pengalaman Berharga Kyle Larson di NASCAR

Larson sendiri menjelaskan betapa pentingnya baginya komunitas NASCAR dan betapa ia menikmati balapan ini selama wawancara yang dia lakukan. Baginya, NASCAR memberikan pengalaman berharga dan kerjasama yang unik dengan para penggemar. Saat itu, dia berbicara tentang betapa menyenangkannya berada di NASCAR meskipun mengakui balapan Sprint Car yang menjadi kegemarannya.

Sejak saat itu, Larson terus meraih kesuksesan dengan memenangkan 27 dari 32 balapan, termasuk dua gelar juara Seri Piala. Hendrick Motorsports juga memberinya kebebasan untuk mengejar banyak program balap di lintasan tanah. Larson bahkan menandatangani perpanjangan kontrak multi-tahun dengan Rick Hendrick.

Masa Depan Kyle Larson di Balapan

Apakah Larson masih ingin mengejar gelar juara Sprint Car sebelum usianya mencapai 40 tahun? Larson sendiri mengatakan bahwa dia telah mengubah pendapatnya mengenai hal ini. Meskipun belum menutup kemungkinan balapan di Sprint Car, Larson kini lebih memprioritaskan keluarganya, terutama anak-anaknya yang juga mulai tertarik pada balapan.

Owen Larson berusia 12 tahun, Audrey Larson 8 tahun, dan Cooper akan segera berusia 4 tahun. Minat dan keinginan anak-anaknya nantinya akan menentukan seberapa banyak Larson akan berkomitmen pada balapan, entah itu di NASCAR maupun di ajang lain.

Meskipun saat ini Larson menikmati keseimbangan antara jadwal balapannya, hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan berubah di masa depan. Yang pasti, keputusan Larson dalam berkarier di lintasan akan sangat dipengaruhi oleh keluarganya.

Source link