Berita  

Konflik AS-Iran Memanas, Mesir Jadi Sasaran Serangan

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah drone menghantam kapal tanker penyimpanan gas milik Amerika Serikat (AS) di Pelabuhan Damietta, Mesir, yang berada di pesisir Laut Mediterania. Peristiwa ini diungkapkan oleh perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, dalam penilaian awalnya pada Rabu malam atau Kamis (30/7/2026) dini hari.

Kementerian Perminyakan Mesir telah mengonfirmasi terjadinya kebakaran di pelabuhan, namun tidak menyebutkan adanya serangan drone. Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Drone Hantam Kapal Tanker

Menurut tiga sumber perdagangan yang mengetahui insiden tersebut, drone menghantam kapal tanker penyimpanan terapung bernama Energos Winter. Serangan ini memicu kebakaran yang kemudian merambat ke kapal lainnya. Meski demikian, Kementerian Perminyakan Mesir menyatakan bahwa api berhasil dipadamkan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Konflik di Timur Tengah dan Dampaknya

Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tajam antara AS dan Iran di Timur Tengah. Iran dilaporkan menembakkan rudal ke pasukan AS di Yordania, sementara AS bersama Arab Saudi melancarkan serangan terhadap kelompok bersenjata yang didukung oleh Iran di Irak. Perang yang telah berlangsung selama lima bulan ini menimbulkan dampak signifikan terhadap pasar, terutama harga minyak dunia.

Pada Rabu, harga minyak melonjak tajam mencatat salah satu kenaikan terbesar selama lima bulan konflik berlangsung. Harga minyak mentah Brent naik lebih dari 8%, kembali melampaui angka US$90 per barel. Kenaikan ini membalikkan penurunan tajam yang terjadi di awal pekan sebelumnya setelah Presiden AS Donald Trump secara tiba-tiba menghentikan serangan AS pada akhir pekan tersebut.

Source link