Berita  

Serangan Israel: 11 Orang Tewas dalam Gencatan Senjata yang Gagal

Israel Kembali Serang Lebanon Usai Gencatan Senjata, 11 Orang Tewas

Jakarta, CNBC Indonesia – Meski telah disepakati gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah, konflik di perbatasan Lebanon-Israel masih terus berlanjut. Kurang dari 24 jam setelah kesepakatan tersebut diumumkan, serangan udara Israel kembali menghantam wilayah Lebanon selatan dan dilaporkan menewaskan sedikitnya 11 orang.

Menurut kantor berita resmi Lebanon, jet tempur, drone, dan artileri Israel menyasar lebih dari selusin lokasi di sekitar Kota Nabatieh. Serangan tersebut menyebabkan kepulan asap tebal di beberapa wilayah Lebanon selatan pada Sabtu waktu setempat.

Israel vs Hizbullah: Konflik Berlanjut

Militer Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan melawan “target teroris Hizbullah” setelah kelompok bersenjata tersebut menyerang pasukan Israel di Lebanon selatan. Pernyataan dari pejabat senior Hizbullah, Hassan Fadlallah, menegaskan bahwa kelompoknya tetap memiliki hak untuk membalas serangan Israel.

Perkembangan konflik ini juga menggambarkan kerapuhan upaya perdamaian yang tengah digelorakan Amerika Serikat. Washington telah mengkritik operasi militer Israel di Lebanon yang dianggap dapat mempengaruhi kesepakatan yang lebih luas dengan Iran.

Amerika Serikat vs Iran: Peran Diplomatik dan Tekanan

Pemerintah AS khawatir konflik di Lebanon akan mengganggu kesepakatan damai dengan Iran. Hal ini juga mempengaruhi hubungan diplomatik AS-Iran dan upaya implementasi kesepakatan tersebut.

Sebagai bagian dari komitmen diplomatik, utusan khusus AS akan melakukan perjalanan ke Swiss untuk memulai pembicaraan dengan Iran guna memperkuat implementasi kesepakatan yang telah disepakati.

Meski begitu, perdamaian di kawasan tersebut masih rentan terganggu oleh ketegangan Israel-Hizbullah. Pasukan Israel terus melakukan operasi militer terhadap Hizbullah, sementara Iran menekankan pentingnya penyelesaian konflik di Lebanon sebagai bagian dari kesepakatan secara menyeluruh.

Perang yang terus berlangsung selama beberapa bulan terakhir telah menimbulkan krisis kemanusiaan serius di Lebanon. Jutaan warga menjadi pengungsi, sementara komunitas di wilayah selatan negara itu dilaporkan hancur total akibat pertempuran yang terus berkecamuk.

Source link