Berita  

Kontroversi Komunitas Yahudi dan Dukungan Palestina: Analisis Terkini

Ketegangan Komunitas Yahudi dan Israel Kembali Memanas di Amerika Serikat

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketegangan yang telah lama berlangsung antara komunitas Yahudi progresif di Amerika Serikat dan pemerintah Israel kembali menjadi sorotan. Hal ini terutama dipicu oleh kehadiran Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich bersama sejumlah politisi sayap kanan Israel dalam Parade Hari Israel tahunan di Kota New York.

Selama Smotrich bergabung dalam pawai pro-Israel yang melintasi Fifth Avenue, demonstran menentang kehadirannya dengan teriakan “memalukan” dan “penjahat perang”. Parade Hari Israel ini sendiri sudah lama menjadi kontroversi akibat kritik terhadap kebijakan pemerintah Israel, terutama di tengah perang Gaza yang belum berakhir.

Protes terhadap Kehadiran Politisi Israel dalam Parade Hari Israel

Meski mendapat penolakan, Smotrich tetap bersikeras bahwa hubungan antara Israel dan komunitas Yahudi global sangatlah kuat. Menurutnya, keamanan orang Yahudi di seluruh dunia bergantung pada kekuatan Negara Israel. Namun, keputusan Wali Kota New York Zohran Mamdani untuk tidak menghadiri parade tersebut mendapat dukungan dari sejumlah organisasi Yahudi Amerika.

Beberapa aktivis Yahudi di AS dan Eropa juga semakin frustrasi terhadap politisi Israel yang dinilai menggunakan identitas Yahudi untuk mendukung tindakan militer di Gaza dan pendudukan Tepi Barat. Kelompok-kelompok seperti Jewish Voice for Peace di AS dan Na’amod di Inggris menegaskan bahwa tindakan Israel bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dan keadilan yang seharusnya dijunjung tinggi.

Frustrasi Aktivis Yahudi terhadap Politisi Israel

Emily Hilton, salah satu pendiri Na’amod, mengungkapkan bahwa pandangannya terhadap Israel mulai berubah setelah serangan Israel ke Gaza pada 2014. Ia bergabung dengan kelompok aktivis Yahudi di Inggris untuk memberikan dukungan kepada warga Palestina yang menjadi korban konflik tersebut.

Perbedaan pandangan terhadap Israel juga terlihat di antara komunitas Yahudi di seluruh dunia. Meskipun mayoritas lembaga Yahudi Amerika tetap mendukung Israel, namun ada “perubahan besar” di kalangan komunitas Yahudi Amerika yang mulai mempertanyakan tindakan Israel atas nama mereka.

Source link