Berita  

Iran Bantah Klaim Trump: Drone Canggih Siap Hajar AS

Iran Tembak Jatuh Drone AS Menggunakan Sistem Pertahanan Udara Baru

Jakarta, CNBC Indonesia – Iran telah menggunakan sistem pertahanan udara baru untuk menembak jatuh pesawat nirawak atau drone MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat (AS) di dekat Selat Hormuz. Kejadian ini menjadi bukti bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk melawan serangan AS dan Israel meskipun situs militer mereka sering diserang.

Drone AS jatuh di dekat Pulau Qeshm di Selat Hormuz setelah diintersep menggunakan sistem pertahanan udara lokal bernama Arash-e Kamangir. Klaim tentang sistem pencegatan baru Iran ini memicu pertanyaan mengenai kemampuan pertahanan udara Iran dan apakah mereka dapat bertahan dari serangan berikutnya jika negosiasi gencatan senjata gagal.

Sistem Pertahanan Udara Iran

Menurut laporan, Arash-e Kamangir diklaim memiliki kemampuan mendeteksi teknologi siluman. Meskipun rincian teknisnya minim, klaim ini menunjukkan bahwa Iran membuat terobosan dalam sistem pertahanan udara mereka. Nama sistem baru ini dalam bahasa Farsi berarti “Arash sang pemanah”, diambil dari pahlawan mitologi Persia.

Para ahli menganggap bahwa konsep di balik Arash-e Kamangir masuk akal karena Iran fokus pada sistem pertahanan seluler yang murah dan diproduksi lokal. Dosen senior di King’s College London, Mark Hilborne, menilai sistem yang sederhana ini dapat mengancam drone AS yang lebih kompleks, mengubah dinamika peperangan.

Pengembangan Lebih Lanjut

Analis keamanan dari Horizon Engage, Alex Almeida, menduga bahwa Arash-e Kamangir adalah langkah lanjutan dari peralihan Iran ke pertahanan udara seluler berbiaya rendah. Ia menilai sistem ini tidak bergantung pada panduan radar tetap, melainkan menggunakan panduan elektro-optik atau pencari panas untuk menargetkan musuh.

Jatuhnya drone AS ini diprediksi akan memaksa AS menggunakan rudal mahal daripada drone saat menyerang Iran. Di sisi lain, Iran dapat terus memproduksi drone Shahed yang relatif murah, memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang bagi mereka dalam konflik yang berkepanjangan.

Keberhasilan Iran dalam menembak jatuh drone AS dengan sistem pertahanan udara baru menunjukkan bahwa negara itu tidak tertundukkan dalam menghadapi ancaman asing. Klaim Iran tentang kemampuan teknologi militer mereka dapat memengaruhi dinamika keamanan regional di masa mendatang.

Source link