Setelah kemenangan di Coca-Cola 600, Daniel Suarez kini menempati posisi 10 besar dalam klasemen kejuaraan, sebuah pencapaian luar biasa bila melihat bagaimana ini menjadi musim terbaiknya meski pernah berada di tim besar seperti Joe Gibbs Racing, Stewart-Haas Racing, dan Trackhouse.
Suarez dan Hocevar: Menjadi Pilar Kemenangan bagi Spire
Suarez kini bergabung dengan Carson Hocevar sebagai pembalap Seri Piala yang berhasil meraih kemenangan musim ini dan menempati posisi top-10, membangun fondasi bagi sebuah organisasi yang setara dengan Hendrick Motorsports dalam torehan kemenangan.
Bagi Suarez, kepergiannya dari Trackhouse musim ini membawa rasa kesal. Ia merasa bahwa Trackhouse tidak memberikan dukungan dan komitmen sepenuhnya padanya. Kemenangan ini menjadi bentuk validasi atas perasaan Suarez terhadap keputusan Trackhouse.
Momen Bersejarah bagi Suarez dan Spire
Kemenangan terbesar dalam kariernya membuat Suarez merasa sentimental. Bagi Suarez, perjalanannya di NASCAR tidaklah mudah. Dari belajar bahasa hingga mencari tempat di dunia balap, Suarez mengaku bahwa dirinya merupakan pembalap paling terampil saat ini.
Menurut Suarez, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengemudi, namun juga elemen-elemen pendukung lainnya seperti kru pit, insinyur, hingga produsen mobil. Kerjasama Suarez dengan Spire Motorsports memberikan posisi yang kuat baginya saat ini.
Sparks: Progres Stabil Bagi Tim
Kru chief Ryan Sparks juga merasa memiliki semangat yang kuat. Mereka telah membangun fondasi selama lima tahun dan teguh dalam memperjuangkan reputasi tim mereka. Kesuksesan Suarez dan tim membuat nama Spire diperhitungkan di ajang balap.
Apakah Spire menjadi tim terbaik saat ini? Dickerson membandingkan timnya dengan tim lain dalam balapan dan menyatakan bahwa Spire memiliki potensi besar untuk mencapai posisi yang lebih baik. Harapan besar masih terus dipegang oleh tim Spire Motorsports.
Sumber: Motorport.com












