Berita  

Airlangga dan OJK Puji Jateng Berkat Capaian Unggul

Komitmen Jawa Tengah dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Mendapat Apresiasi

Jawa Tengah mendapat pujian dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas capaian kinerja Gubernur Ahmad Luthfi. Dua aspek utama yang menjadi sorotan adalah strategi program swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi yang mengungguli tingkat nasional.

Gubernur Ahmad Luthfi dan Program Swasembada Pangan

Berdasarkan hasil pemetaan potensi daerah Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi berhasil menyusun program swasembada pangan yang berfokus pada padi dan jagung. Capaian produksi padi di Jawa Tengah hingga April 2026 mencapai 4.696.422 ton atau sekitar 44,48% dari target tahunan 10,5 juta ton, memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional. Dengan Jawa Tengah menjadi salah satu penghasil beras tertinggi, hal ini turut mendukung program swasembada pangan secara keseluruhan.

Kontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Nasional

Keberhasilan program swasembada pangan di Jawa Tengah tidak hanya mempengaruhi ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah dan nasional. Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah di Triwulan I 2026 mencapai 5,89%, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61%. Hal ini juga merupakan bentuk dari komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dalam memajukan wilayah sesuai dengan potensi yang ada di Jawa Tengah.

Sebagai narasumber dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai target swasembada pangan, termasuk persiapan menghadapi musim kemarau yang diprediksi lebih panjang pada tahun 2026. Langkah-langkah proaktif seperti mempersiapkan ketersediaan air untuk pertanian dan melatih petani-petani muda melalui Program Kecamatan Berdaya menjadi fokus dalam meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Source link