Natalie Decker Berjuang di Belakang Balap NASCAR
Natalie Decker kembali menjadi sorotan setelah penampilannya dalam seri NASCAR Craftsman Truck di Dover. Kritik sebelumnya datang setelah dia terlambat tiba di kecelakaan dalam balapan NASCAR O’Reilly di Daytona, tetapi situasi kali ini berbeda.
Kontroversi dan Kritik di Balik Penampilan Natalie Decker
Setelah dikenai sanksi oleh NASCAR karena mengubah jalur sebelum balapan dimulai, dan diberitahu bahwa ia tidak mencapai kecepatan minimum, Decker sangat kesal di radio, yang bisa Anda dengarkan DI SINI. Dalam percakapan di radio, dia berbicara tentang tidak bisa melanjutkan balapan, mengkritik direktur balapan, dan terdengar putus asa.
Tim mencoba menenangkannya dan memberitahunya bahwa dia bisa membawa truknya masuk jika perlu. Decker pun memutuskan untuk pensiun dari balapan setelah 81 dari 200 lap, karena tidak bisa mencapai kecepatan minimum.
Respon beragam muncul setelah kejadian ini, ada kekhawatiran atas kondisi Decker di radio saat ia kesulitan melanjutkan. Namun, banyak juga simpati muncul karena banyak yang menyadari bahwa dia sedang mengalami krisis di atas mobil balap.
Pandangan Kevin Harvick dan Kritik Terhadap Natalie Decker
Pada episode terbaru SPEED dengan Will Buxton dan Kevin Harvick, Buxton mencatat bahwa transmisi radio Decker “sangat sulit didengar.”
Harvick pun menegaskan bahwa dia tidak merasa simpati terhadap Decker. Ia menganggap balap adalah sesuatu yang bisa dikuasai, dan tidak suka melihat perlakuan yang merusak citra olahraga mereka. Harvick juga menyoroti pembalap wanita lain yang tampil dengan baik tanpa perlu membuat drama di balik layar.
Harvick dan Buxton berkesepakatan bahwa situasi Decker bisa merusak upaya positif yang dilakukan para pembalap wanita lain yang siap bersaing di level nasional.
Memetik Buah Kesulitan Natalie Decker dalam Balapan NASCAR
Decker sendiri telah melakukan 15 start di Seri NASCAR O’Reilly, dan Dover merupakan start ke-34-nya di kategori Truck. Meskipun pernah meraih finis kelima di Daytona pada tahun 2020, Decker gagal menyelesaikan 15 dari 34 balapan Truck-nya dan terpaksa berhenti karena terlalu lambat dalam dua balapan terakhirnya.












