Berita  

Dolar Tembus Rp 17.500: Nasib HP Honor di RI

Potensi Pengaruh Kenaikan Dolar terhadap Harga Ponsel di Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat mencapai Rp17.500 pada Selasa (12/5/2026), berpotensi berdampak pada harga jual ponsel di Indonesia. Hal ini disebabkan karena sebagian besar ponsel, terutama smartphone, masih mengandalkan komponen impor seperti chipset dan kamera.

Tidak Ada Rencana Kenaikan Harga

Sejumlah distributor ponsel di Indonesia, termasuk Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia (HONOR Distributor), Aryo Meidianto Aji, menegaskan bahwa saat ini belum ada rencana industri untuk menaikkan harga jual ponsel. Contohnya adalah Honor X6c dan X7d, yang harganya tetap stabil sejak diluncurkan.

Aryo menjelaskan bahwa kedua ponsel tersebut masih dibanderol dengan harga Rp 2.999.000 untuk X6c dan Rp 4.499.000 untuk X7d setelah satu bulan peluncuran. Menurutnya, dalam sekitar satu bulan tersebut, belum ada penyesuaian harga sama sekali.

Pertimbangan untuk menjaga harga tetap stabil dilakukan dengan memperhatikan jumlah perangkat di pasaran dan permintaan. Selama periode tersebut, tidak ada peningkatan pesanan yang membutuhkan penyesuaian harga.

Penurunan Harga Sebagai Alternatif

Aryo juga menyebutkan bahwa, sebaliknya, Honor melakukan penurunan harga pada beberapa perangkat untuk berbagai alasan, seperti saat momen libur lebaran. Penurunan harga sebesar Rp 100-200 ribu dilakukan sebagai strategi pemasaran untuk merespon tren liburan atau peristiwa lain yang terjadi.

Sejak krisis chip pada akhir tahun lalu, tidak ada kenaikan harga yang diterapkan pada perangkat Honor. Aryo menegaskan bahwa perusahaan tetap menjaga stabilitas harga untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Dengan penjelasan ini, untuk saat ini, tidak ada indikasi kenaikan harga ponsel di Indonesia meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami fluktuasi.

Source link