Berita  

Akuisisi Eramet di Weda Bay Nickel: Transparansi Bos Danantara

BPI Siap Akuisisi Saham Eramet di PT Weda Bay Nickel

Jakarta, CNBC Indonesia – CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani memberikan pernyataan terkait rencana akuisisi saham Eramet Indonesia di PT Weda Bay Nickel (WBN). Menurutnya, saat ini tengah berlangsung tahap diskusi yang intensif.

Rencana Investasi yang Dibahas

Rosan menjelaskan bahwa BPI secara prinsip siap untuk membuka diri dalam hal diskusi dan pembicaraan terkait rencana investasi di Indonesia, khususnya dalam keterlibatan dengan Eramet. Sinergi antara BPI dan Eramet dapat menjadikan BPI sebagai mitra lokal yang kuat. Rossan menegaskan bahwa BPI tidak menutup kemungkinan untuk terlibat dalam kesepakatan ini.

Menurut informasi dari MySteel, Danantara sedang dalam tahap negosiasi untuk mengakuisisi seluruh atau sebagian saham Eramet sebesar 38,7% di PT Weda Bay Nickel.

Keterlibatan dalam Rights Issue

Terdapat kabar bahwa BPI kemungkinan akan berpartisipasi dalam penerbitan saham baru (right issue) Eramet sebesar 500 Juta Euro yang direncanakan akan dilakukan dalam tahun ini. Meskipun negosiasi masih dalam tahap awal, hal ini menjadi bagian dari kesepakatan yang sedang diperbincangkan.

Eramet sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait informasi ini. Sebelumnya, Eramet telah mengumumkan penangguhan pembayaran dividen dan berencana untuk mengumpulkan 500 juta Euro untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Pada 23 April, Eramet juga mengumumkan bahwa akibat pemangkasan kuota produksi RKAB 2026 oleh pemerintah Indonesia sebesar 71%, produksi di PT Weda Bay Nickel akan dihentikan sementara mulai Mei 2026 karena kuota produksi hampir habis.

Source link