Joe Gibbs Racing Minta Izin Refiling dalam Kasus Gabehart dan Spire
Joe Gibbs Racing (JGR) meminta Pengadilan Distrik Barat North Carolina dan Hakim Susan C. Rodriguez, yang mengawasi kasus ini, untuk mengizinkan pengajuan penyempurnaan gugatan terhadap Chris Gabehart dan Spire Motorsports.
Di dalam gugatan revisi keduanya, JGR mengklaim bahwa kesuksesan Spire musim ini di NASCAR Cup Series disebabkan oleh perekrutan Gabehart sebagai ‘Chief Motorsports Officer,’ yang diduga melanggar perjanjian tidak bersaing, dan juga karena penggunaan data persaingan rahasia yang berhasil diambil dari JGR.
Spire Motorsports: Dari Sinetron ke Panggung Kompetitif
Spire secara objektif telah mengambil langkah maju dalam kekuatan kompetitifnya musim ini, dengan Carson Hocevar saat ini duduk di posisi keenam dalam klasemen dengan kemenangan di Talladega setelah finis ke-23 dalam klasemen akhir 2025. Daniel Suarez telah membawa mobil No. 7 milik Spire ke posisi ke-13 dalam klasemen musim ini setelah Justin Haley finis ke-31 dalam klasemen akhir 2025.
Spire, yang kini memiliki grup kepemilikan yang mencakup kekuatan ekuitas swasta Group 1001, telah berinvestasi dalam orang, fasilitas, dan prosedur. Namun, JGR mengklaim perekrutan Gabehart adalah ilegal. Selain itu, JGR juga menuduh Spire melakukan ‘tortuous interference’ dengan kontrak Gabehart di JGR.
Penyempurnaan Gugatan Kedua
Gugatan asli JGR, yang menuduh ‘skema curian informasi sensitif JGR’ telah dijelaskan di posting terkait. Gugatan revisi kedua ini difokuskan pada perekrutan Gabehart sebagai ‘Chief Motorsports Officer,’ promosi yang, pada pandangan pertama, menempatkannya sebagai eksekutif senior yang tak jauh berbeda dengan Joe Gibbs sendiri atau bahkan joint-owner Jeff Dickerson.
Terlepas dari kontroversi itu, Spire bersikeras pada kejadiannya dengan memberikan reaksi dan argumen yang mantap. Namun, JGR memastikan bahwa klaim-klaaim mereka telah didukung oleh fakta-fakta dan kontrak yang jelas.










