Berita  

Perang AS-Iran Menyebabkan Laba ExxonMobil Anjlok 45%

ExxonMobil Laporkan Laba Bersih US$4,2 Miliar di Kuartal I-2026

ExxonMobil baru saja merilis laporan kinerja keuangan mereka untuk kuartal pertama tahun 2026, dengan laba bersih mencapai US$4,2 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$7,7 miliar.

Namun, apabila kita tidak memperhitungkan faktor non-operasional seperti kerugian lindung nilai dan efek waktu pencatatan, laba ExxonMobil sebenarnya naik menjadi US$8,8 miliar, dari US$7,6 miliar di kuartal I-2025.

Gejolak di Kawasan Timur Tengah Pengaruhi Kinerja Perusahaan

CEO ExxonMobil, Darren Woods, mengatakan bahwa meskipun terdapat penurunan laba, kinerja mereka menunjukkan kekuatan dalam menghadapi segala disrupsi. Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja keuangan ExxonMobil adalah ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah. Gangguan pasokan di wilayah tersebut tidak hanya mempengaruhi volume produksi perusahaan, tetapi juga menyebabkan kerugian dari aktivitas lindung nilai yang tidak terlalu terkompensasi.

Selain itu, adanya perbedaan waktu pengakuan transaksi juga memengaruhi kinerja keuangan ExxonMobil, dengan unfavorable estimated timing effects mencapai US$3,9 miliar. Hal ini terjadi karena perbedaan waktu antara penilaian kontrak derivatif berdasarkan harga pasar saat ini dan pengakuan transaksi fisik setelah pengiriman selesai.

Kinerja Operasional Tetap Kuat

Meskipun terdapat tekanan dari faktor eksternal seperti gejolak di Timur Tengah, ExxonMobil mencatat kinerja operasional yang tetap kuat. Produksi minyak dan gas perusahaan meningkat menjadi 4,6 juta barel setara minyak per hari (boepd) di kuartal pertama 2026, menunjukkan struktur bisnis yang tangguh meskipun terdapat eksposur besar terhadap kawasan tersebut.

Portofolio LNG global perusahaan yang terhubung dengan produksi di Qatar juga menunjukkan dampak langsung saat kawasan tersebut terganggu. Hal ini berdampak pada volume ekspor, stabilitas pendapatan, dan efektivitas lindung nilai ExxonMobil.

Source link