Berita  

PBB mengungkap kehilangan pasukan perdamaian TNI RI di Lebanon

Kabar duka datang dari misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. Seorang prajurit TNI, Praka Rico Pramudia, dilaporkan meninggal dunia dalam tugas bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setelah mengalami luka akibat serangan Israel di Lebanon. Praka Rico diketahui berusia 31 tahun.

Guterres Sampaikan Duka dan Desak Serangan Dihentikan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa atas wafatnya penjaga perdamaian asal Indonesia itu. Melalui media sosial, Guterres mengungkapkan kesedihannya sekaligus mendesak Israel menghentikan serangan ke Lebanon. Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga almarhum, serta berharap para penjaga perdamaian lain yang terluka bisa segera pulih.

Enam Personel UNIFIL Tewas di Lebanon

Dalam keterangannya, Guterres menyoroti bahwa total sudah ada 6 personel UNIFIL di Lebanon yang tewas. Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Hizbullah dan Pasukan Pertahanan Israel, yang kembali menempatkan para penjaga perdamaian dalam situasi berbahaya. Duka untuk Praka Rico Pramudia pun meluas, bukan hanya bagi keluarga dan rekan sesama prajurit, tetapi juga bagi komunitas misi perdamaian yang kehilangan salah satu anggotanya saat menjalankan tugas.

Guterres turut menyampaikan dukungan kepada keluarga, teman, dan rekan kerja para penjaga perdamaian yang gugur. Insiden ini kembali menegaskan rapuhnya situasi keamanan di Lebanon, sekaligus menjadi pengingat bahwa misi perdamaian PBB masih berada di bawah ancaman serius di lapangan.

Source link