Fernando Alonso belum ingin menutup lembaran terakhirnya di Formula 1. Di tengah awal musim 2026 yang berat bagi Aston Martin, juara dunia dua kali itu kembali menegaskan bahwa dirinya masih punya alasan kuat untuk bertahan di lintasan dan belum siap menyebut musim ini sebagai akhir kariernya.
Alonso Masih Merasa Kompetitif
Pada usia 44 tahun, Alonso memang menjadi pembalap tertua di grid F1 saat ini. Namun, pengalaman panjang bersama Minardi, Renault, McLaren, Ferrari, dan sejak 2023 Aston Martin justru membuatnya tetap yakin bisa bersaing. Alonso mengatakan bahwa setelah menghabiskan 41 tahun hidupnya di dunia balap, gagasan pensiun bukan hal yang mudah diterima.
Ia menegaskan masih merasa kompetitif, termotivasi, dan senang setiap kali mengemudi. Sikap itu membuatnya berharap musim 2026 belum menjadi penutup perjalanan panjangnya di Formula 1.
Aston Martin Masih Berjuang
Situasi Alonso di trek tak lepas dari kesulitan Aston Martin. Bersama rekan setimnya, Lance Stroll, ia masih berkutat di papan bawah klasemen pembalap akibat persoalan pada mobil dan unit tenaga tim. Masalah tersebut membuat start musim mereka jauh dari ideal, apalagi ketika tim-tim lain mulai menemukan ritme lebih cepat.
Meski begitu, Alonso tampak belum kehilangan fokus. Dalam kondisi tim yang belum stabil, ia tetap menempatkan rasa cintanya pada balapan sebagai alasan utama untuk terus bertahan.
Menuju Miami Grand Prix
Setelah pembatalan Grand Prix Arab Saudi dan Bahrain, paddock Formula 1 kini mengalihkan perhatian ke Miami Grand Prix di Hard Rock Stadium pada 1 hingga 3 Mei. Seri ini menjadi kesempatan berikutnya bagi Alonso dan Aston Martin untuk mencari momentum dan memperbaiki posisi yang masih tertinggal.
Bagi Alonso, masa depan memang belum dipastikan. Namun satu hal terlihat jelas: selama masih merasa cepat, nyaman, dan menikmati balapan, pintu pensiun tampaknya belum akan ia tutup dalam waktu dekat. Source link










