Pedro Acosta Belum Pikir Pensiun Dini, Ingin Balapan MotoGP hingga Usia 35 Tahun Lebih
Di saat banyak pembalap muda mulai dihantui soal masa depan, Pedro Acosta justru masih melihat lintasan balap sebagai rumahnya untuk waktu yang sangat panjang. Rider MotoGP yang baru naik ke kelas premier pada 2024 saat berusia 19 tahun itu menegaskan tidak punya rencana pensiun dini. Ia bahkan ingin tetap berada di dunia balap motor hingga melewati usia 35 tahun.
Acosta Ingin Bertahan Lama di MotoGP
Nama Acosta melesat cepat sejak debutnya di kelas utama. Dalam waktu singkat, pembalap asal Spanyol itu sudah menjadi salah satu sosok paling diperhitungkan di grid. Statusnya makin kuat karena ia sudah mengoleksi dua gelar dunia, masing-masing di Moto3 dan Moto2, sebelum menembus MotoGP.
Meski kerap dibandingkan dengan bintang Formula 1 Max Verstappen yang juga memulai karier profesional sejak belia, Acosta menegaskan jalannya masih panjang. Baginya, usia muda bukan alasan untuk memikirkan akhir karier terlalu cepat. Justru, ia merasa masih punya banyak target yang harus dikejar di MotoGP.
Target Besar Menjelang Bersama Ducati
Acosta juga bersiap memasuki babak baru dalam kariernya saat bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2026. Langkah itu dipandang sebagai salah satu pencapaian penting yang bisa membuka peluang lebih besar bagi dirinya untuk bersaing di level tertinggi.
Namun, di balik ambisi besar tersebut, Acosta tetap realistis soal kerasnya dunia balap motor. Cedera dan tekanan fisik menjadi bagian tak terpisahkan dari profesi ini. Meski begitu, ia tidak menunjukkan tanda-tanda ingin meninggalkan olahraga yang membesarkan namanya dalam waktu dekat.
Masih Sulit Membayangkan Hidup Tanpa Balapan
Acosta mengaku belum tahu seperti apa hidup setelah pensiun nanti. Justru karena itulah ia ingin selama mungkin tetap berada di paddock, tetap dekat dengan motor, dan terus bersaing di lintasan. Untuk saat ini, masa depan di luar MotoGP masih terasa jauh dan belum menjadi prioritas.
Bagi Acosta, satu hal sudah jelas: ia belum selesai. Selama tubuhnya masih sanggup dan motivasinya tetap menyala, ia ingin terus mengendarai motor balap dan mempertahankan posisinya di antara para rider terbaik dunia.
Source link












