Robin Frijns melihat satu arah yang makin masuk akal bagi Max Verstappen: Kejuaraan Ketahanan Dunia atau WEC, dengan Hypercar sebagai tujuan utamanya. Menurut pembalap pabrik BMW itu, ketertarikan Verstappen pada balap mobil sport bukan sekadar hobi sampingan, melainkan bisa menjadi jalur nyata ketika kariernya di Formula 1 bergerak ke fase berikutnya.
Frijns: Verstappen Cocok ke Hypercar
Dalam pandangannya, Verstappen lebih mungkin turun di kelas Hypercar ketimbang LMGT3. Frijns menilai karakter balapan ketahanan, kompleksitas mobil, dan level persaingan di puncak WEC justru sesuai dengan profil Verstappen sebagai pembalap yang cepat beradaptasi dan haus tantangan. Ia juga percaya Verstappen tidak akan kesulitan menyesuaikan diri dengan mobil Hypercar yang jauh lebih rumit dibandingkan GT3.
Frijns mengemukakan hal itu di tengah meningkatnya perhatian terhadap balapan ketahanan, terutama setelah Verstappen mulai sering dikaitkan dengan aktivitas di luar Formula 1. Baginya, minat besar Verstappen terhadap ajang seperti Nurburgring menjadi sinyal bahwa sang juara dunia punya ketertarikan serius pada dunia sportscar.
Efek Verstappen di NLS dan Nurburgring
Di balapan ke-3 Nurburgring Langstrecken-Serie (NLS), Frijns tampil bersama Marco Wittmann dan Phillip Eng di mobil Schubert Motorsport BMW M4 GT3 Evo. Mereka meraih kemenangan dengan jarak 21 detik atas Porsche 911 GT3 R yang dikendarai Ayhancan Guven dan Matt Campbell. Hasil itu menambah sorotan terhadap persaingan di lintasan ketahanan yang memang sudah panas, tetapi turut mendapat dorongan perhatian dari nama besar seperti Verstappen.
Frijns bahkan berharap kehadiran Verstappen di Nurburgring 24 Hours nantinya bisa membuat ajang tersebut semakin menarik. Menurutnya, jika Verstappen benar-benar tampil di sana, dampaknya bukan hanya terasa pada antusiasme penonton, tetapi juga pada pamor balap ketahanan secara umum.
WEC Bisa Jadi Babak Berikutnya
Frijns juga melihat momentum ini bisa ikut menguntungkan WEC, tempat ia membela BMW M V8 Hybrid LMDh. Ia menilai meningkatnya perhatian publik terhadap partisipasi Verstappen di NLS dapat membuka jalan bagi sorotan yang lebih besar terhadap kejuaraan ketahanan dunia.
Dengan reputasi Verstappen yang sudah terbukti di lintasan, Frijns percaya langkah menuju WEC bukanlah lompatan yang mustahil. Jika itu terjadi, Hypercar tampaknya akan menjadi panggung yang paling logis bagi pembalap asal Belanda tersebut.
Source link










