Nicolo Bulega sempat dipandang sebagai salah satu nama yang paling berpeluang naik ke MotoGP pada 2027. Namun, peta persaingan yang berubah cepat membuat jalan itu kini jauh lebih rumit. Pembalap yang saat ini memimpin klasemen World Superbike Championship itu memang punya modal besar, tetapi kesempatan untuk benar-benar duduk di kursi Ducati pada musim 2027 tampaknya semakin tipis.
Ducati Siapkan Bulega, Tapi Situasi Berubah
Ducati sebelumnya menunjuk Bulega sebagai test rider untuk prototipe 850cc pada tahun lalu. Langkah itu tidak datang tanpa alasan: pengalaman Bulega bersama ban Pirelli di WSBK dianggap sangat berharga untuk pengembangan motor. Dari luar, peran tersebut terlihat seperti jembatan menuju MotoGP, terlebih setelah ia juga sempat menggantikan Marc Marquez di beberapa balapan.
Meski begitu, realitas pasar pembalap kini tidak berpihak padanya. Kursi-kursi untuk Desmosedici GP disebut hampir seluruhnya sudah terisi, sehingga ruang untuk Bulega kian sempit. Dalam situasi seperti ini, peluang yang semula tampak terbuka justru berubah menjadi teka-teki.
Belum Ada Tawaran Nyata
Manajer Bulega mengakui bahwa hingga saat ini belum ada tawaran konkret yang bisa dijadikan pegangan. Kondisi itu membuat masa depan sang pembalap masih menggantung, meski ambisinya untuk tampil di MotoGP belum padam. Bulega tetap memandang kelas utama balap motor itu sebagai target utama kariernya.
Untuk saat ini, tidak ada rencana cadangan yang benar-benar disiapkan. Fokus penuh diarahkan pada satu tujuan: mewujudkan kepindahan ke MotoGP. Di tengah ketidakpastian, mimpi itu masih menjadi bahan bakar utama bagi Bulega dan timnya untuk terus menunggu celah yang mungkin terbuka.
Source link










