Cadillac F1 Team-mates Clash: Sergio Perez Apologises to Valtteri Bottas

Pada Grand Prix Tiongkok, Sergio Perez mengakui kesalahan atas tabrakan antara mobil-mobil Cadillac di awal balapan. Perez dan Valtteri Bottas bersaing untuk posisi ke-14 di Tikungan 3, saat kejadian terjadi. Perez terus berada di bagian dalam mobil Bottas masuk ke tikungan, sementara Fernando Alonso dari tim Aston Martin berada di bagian luar. Perez kemudian menabrak sisi mobil Finn dengan roda depan kanannya dan berputar, merusak mobil rekan setimnya.
Meskipun Perez hanya kehilangan beberapa detik dan dilanda safety car awal, ia mampu mengejar ketinggalan. Bottas berhasil menyalip Alonso di lap keenam. Kendati demikian, Cadillac masih memimpin di depan Aston Martin sampai Alonso mengalami masalah getaran yang ekstrem sehingga harus pensiun dari balapan.
Kedua mobil Cadillac akhirnya finish di posisi ke-13 dan ke-15, dengan Bottas mengalahkan Esteban Ocon di garis finis setelah Ocon berbenturan dengan Franco Colapinto.
Ditanya tentang insiden di dalam tim, Perez mengakui “kesalahan penilaian” dari pihaknya. Meskipun demikian, ia menyatakan kepuasannya atas kedua mobil yang mampu menyelesaikan balapan. Bottas, meskipun mengalami kesulitan akibat kerusakan pada mobilnya, merasa senang mampu finis di posisi ke-13. Meskipun terasa sulit untuk mendapatkan poin, Bottas tetap bersemangat dan bangga dengan kinerja tim.
Meskipun Cadillac masih memerlukan peningkatan performa, keberhasilan mereka dalam finis di dua balapan pertama dengan kedua mobilnya disebut sebagai awal yang bagus. Dalam situasi di mana tim lain seperti McLaren gagal memulai balapan, Cadillac dapat merasa bangga dengan pencapaian mereka. Dalam usaha untuk bersaing dengan tim lain, Cadillac menyadari pentingnya meningkatkan performa mobil mereka.

Source link