Seorang pria inisial BAS (54) ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala dalam sebuah rumah di Jalan Deplu I RT 001/RW 03, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam menjelaskan bahwa setelah dilakukan tindakan cek TKP, pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Polri untuk autopsi guna memastikan apakah ada pidana lain yang terjadi.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui warga setelah anjing peliharaan di sekitar lokasi terus menggonggong sejak pagi hari. Saksi melihat bagian kaki korban dari arah kamar atau ruang kerja, dan ketika kembali usai shalat Jumat, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan darah di bagian wajah dan kasur. Warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi melalui layanan darurat 110.
Petugas kemudian melakukan pengecekan TKP dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk autopsi. Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan satu senjata api serta tiga airsoft gun yang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Senjata api yang ditemukan merupakan senjata api kaliber 9 milimeter tanpa izin kepemilikan.
Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal-usul senjata tersebut. Koordinasi dilakukan dengan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya Subdit Handak untuk pengembangan terhadap senjata tersebut. Kasus ini terus dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian pria tersebut.












