Berita  

Presiden Iran Meminta Maaf: Mengapa Teluk Hujan Rudal Berakhir?

Perang yang melibatkan Iran semakin meluas ke kawasan Teluk dengan serangan rudal dan drone menghantam beberapa negara pada pekan kedua perang yang meningkatkan ketegangan regional. Ledakan terdengar di kota-kota utama kawasan seperti Dubai, Doha, serta Manama. Perusahaan minyak nasional Kuwait mengumumkan pengurangan produksi sebagai langkah pencegahan. Presiden Iran meminta maaf sebelumnya kepada negara-negara Teluk namun Iran tetap melanjutkan serangan terhadap negara-negara Teluk yang dianggap mendukung musuh. Uni Emirat Arab menyatakan dalam “periode perang” dan sedang menghadapi situasi sulit. Di Dubai, satu orang tewas akibat serpihan dari pencegatan serangan udara. Serangan Iran juga menyasar negara Teluk lainnya seperti Qatar, Kuwait, dan Bahrain. Pemerintah Kuwait mengumumkan pengurangan produksi minyak mentah sebagai upaya pencegahan. Yordania juga menuduh Iran menargetkan wilayahnya dengan serangan rudal dan drone, menegangkan kawasan Teluk. Penangkapan rudal dan drone dilaporkan di Arab Saudi dan Bahrain. Perang di kawasan Teluk semakin meningkat dengan serangan yang ditujukan ke berbagai negara di wilayah tersebut.

Source link