Berita  

Pilu di Ramadan: Rumah & Mobil Palestina Dibakar oleh Pemukim Israel

Pada malam Selasa waktu setempat, kelompok pemukim Israel kembali melakukan serangan di Desa Susya, selatan Hebron, wilayah Tepi Barat yang diduduki. Hal ini menandai tingginya gelombang kekerasan selama bulan suci Ramadan. Kelompok hak asasi manusia Al-Bidar melaporkan bahwa pemukim membakar lima unit rumah dan beberapa mobil milik warga Palestina di Susya, Masafer Yatta. Serangan ini menyebabkan kerusakan material yang signifikan dan menimbulkan ketakutan di kalangan penduduk, khususnya perempuan dan anak-anak.

Selain pembakaran, pemukim juga dilaporkan menembakkan gas air mata ke dalam rumah-rumah warga, yang mengakibatkan empat orang harus menerima perawatan medis. Saat ini, sekitar 770.000 pemukim Israel tinggal di pemukiman di seluruh Tepi Barat, termasuk 250.000 di Yerusalem Timur. Kelompok-kelompok ini sering kali melakukan serangan harian terhadap warga sipil Palestina dengan tujuan mengusir mereka dari tanah mereka.

Data statistik menunjukkan peningkatan jumlah serangan oleh pemukim Israel di Tepi Barat. Dalam bulan Januari saja, terdapat 468 serangan yang melibatkan serangan fisik, pencabutan pohon, pembakaran ladang, pelarangan akses petani ke tanah mereka, serta penyitaan properti milik warga Palestina. Situasi ini mencerminkan eskalasi kekerasan yang semakin meningkat di wilayah tersebut.

Source link