Warga di sepanjang Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat, mengungkapkan protes terhadap keberadaan gubuk karaoke liar yang diduga menjadi tempat prostitusi ilegal. Protes tersebut diwujudkan dalam bentuk spanduk yang berisi keresahan dan penolakan terhadap aktivitas ilegal di daerah tersebut. Seorang warga setempat, Chandra, mengakui bahwa gubuk-gubuk semi permanen tersebut digunakan sebagai tempat hiburan malam, dengan kegiatan karaoke dan nyanyian yang terkadang mengganggu ketenangan warga sekitar. Ketua RW setempat, Nasrullah, juga membenarkan adanya keresahan warga terkait keberadaan gubuk tersebut, yang sudah berdiri sejak pembebasan lahan warga di daerah itu. Warga berharap aktivitas ilegal di gubuk karaoke tersebut segera ditindak tegas, apalagi dengan memasuki bulan puasa. Saat ini, Satpol PP telah melakukan patroli di lokasi untuk mengawasi gubuk-gubuk tersebut. Semua pihak berharap tindakan tegas dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Warga Kembangan Jakbar Protes Bertebarannya Gubuk Karaoke Liar
Read Also
Recommendation for You

Jakarta, Jumat (13/3) lalu, banyak peristiwa terkait keamanan yang terjadi di Jakarta, mulai dari kewajiban…

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko…

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 4,3 kilogram…

Polres Metro Jakarta Barat telah memberikan kesempatan kepada masyarakat yang berencana untuk mudik ke kampung…

Kepolisian Jakarta Selatan menunda pemanggilan Raden Rara Freyanasifa Jayawardana atau Freya dari grup JKT48 terkait…







