Patroli Satpol PP Nyamar Jadi Preman Pantau Lokasi Hiburan Malam Jakbar

Selama Bulan Ramadhan, Satpol PP Jakarta Barat telah mengungkapkan bahwa mereka akan menggunakan metode penyamaran untuk mengawasi tempat hiburan malam di wilayah tersebut. Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Jakarta Barat, Edison Butar Butar, menjelaskan bahwa anggota akan menyamar sebagai preman atau dengan pakaian bebas untuk mengintai tempat-tempat yang melanggar aturan jam operasional selama Bulan Ramadan. Metode ini akan dilakukan secara bersamaan dengan pengawasan terbuka di mana tim khusus akan mengunjungi tempat hiburan malam dengan berseragam lengkap.

Pengawasan ini dilakukan untuk menegakkan edaran Pemprov DKI terkait pembatasan jam operasional industri pariwisata, khususnya tempat hiburan malam selama Bulan Ramadan. Aturan tersebut sudah dijabarkan dalam Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Beberapa ketentuan jam operasional termasuk kelab malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, serta tempat permainan ketangkasan manual, sudah diperketat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Selain metode penyamaran, pengawasan juga dilakukan dengan tim khusus yang menjaga tempat hiburan malam dengan seragam lengkap. Ini dilakukan dalam upaya untuk memastikan tempat usaha pariwisata mematuhi aturan yang sudah ditetapkan. Dengan adanya pengawasan yang ketat ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan tertib selama Bulan Ramadan di Jakarta Barat.

Source link