Penyesuaian gaya hidup dan pola makan menjadi rekomendasi utama untuk mencegah tukak lambung selama Ramadan. Selain itu, beberapa pengobatan herbal juga telah terbukti mendukung kesehatan lambung. Namun, sebelum mengandalkan pengobatan herbal, sangat penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki riwayat tukak lambung atau sedang mengonsumsi obat-obatan karena herbal dapat menimbulkan efek samping atau berinteraksi dengan pengobatan lain.
Ada lima pengobatan herbal yang dapat membantu mencegah tukak lambung dengan melindungi lapisan lambung dan melawan bakteri penyebabnya menurut Healthline. Pertama adalah akar licorice yang dapat membantu mendorong lambung dan usus memproduksi lendir pelindung serta menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori. Meskipun belum jelas dosis yang diperlukan, akar licorice biasanya dikonsumsi dalam bentuk suplemen.
Selain itu, madu juga kaya antioksidan dan memiliki sifat antibakteri kuat yang dapat membantu melawan infeksi H. pylori serta mempercepat penyembuhan lapisan lambung. Bawang putih mengandung senyawa alisin dan sifat antimikroba yang membantu mencegah perkembangan tukak lambung. Bawang putih mentah dapat dikonsumsi setiap hari untuk mengurangi aktivitas bakteri di lambung.
Kunyit, dengan senyawa aktif kurkuminnya, memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang melindungi lapisan lambung serta melawan infeksi H. pylori. Jus kubis dan lidah buaya juga dikenal membantu menenangkan jaringan yang meradang serta mempercepat penyembuhan tukak lambung. Jus kubis kaya vitamin C yang berperan dalam pencegahan infeksi H. pylori, sementara lidah buaya dapat mengurangi produksi asam lambung. Semua pengobatan herbal ini dapat menjadi pilihan alternatif untuk mencegah tukak lambung selama Ramadan.
