Diogo Moreira telah menyelesaikan uji coba kedua yang baik di MotoGP di Sepang. Juara Moto2 saat ini melakukan debutnya di kelas utama pada tes pascamusim di Valencia. Rider berusia 21 tahun tersebut telah menyelesaikan total enam hari tes di Malaysia: tiga hari Shakedown, di mana ia dapat berpartisipasi karena statusnya sebagai debutan, dan tiga hari tes kolektif. Namun, ia mengalami kecelakaan pertama saat mengendarai motor berat.
Setelah kecelakaan pada hari pertama, pembalap tim LCR ini terus meningkat hingga menutup tes kolektif dengan waktu terbaik ke-19. Menurutnya, meskipun waktu adalah hal yang tidak terlalu penting dalam tes ini, Moreira merasa senang dengan kemajuannya dan berada di jalur yang tepat untuk terus meningkatkan dirinya. Meskipun tetap tenang, ia yakin bahwa ada banyak waktu untuk belajar dan meningkatkan kinerja.
Selama tes, Moreira juga sempat berbicara dengan beberapa pembalap HRC lainnya dan merasa bahwa motornya sangat bagus. Ia menilai moto Joan Mir, Luca Marini, dan Aleix Espargaro, serta mencatatkan beberapa perbedaan dalam gaya mengemudi mereka. Moreira juga mengungkapkan bahwa ia merasa lelah untuk melakukan simulasi sprint atau balapan jarak jauh, namun, ia percaya bahwa ia akan terus belajar dan berkembang.
Diogo Moreira membagikan pengalamannya selama tes di Sepang, mengungkapkan bahwa ia masih belajar mengendarai motor baru MotoGP. Ia mengambil referensi dari pembalap seperti Marc Marquez dan mencoba untuk menyesuaikan gaya balapnya sesuai dengan kebutuhan kelas utama ini. Dengan semangat belajar dan kemauan untuk terus meningkatkan dirinya, Moreira siap untuk menghadapi perjalanan berat di dunia MotoGP.












