Berita  

Zelensky Blak-blakan Beri Tamparan Keras untuk Trump

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, berharap perundingan damai dengan Rusia yang dimediasi Amerika Serikat (AS) menghasilkan hasil yang signifikan tanpa menuntut Ukraina untuk memberikan konsesi lebih lanjut. Zelensky mengkritik pendekatan Washington dalam mengelola pembicaraan damai di Jenewa minggu depan, di tengah desakan Presiden AS Donald Trump untuk segera mengakhiri konflik Rusia-Ukraina. Dia juga menyalahkan Moskow atas penundaan pengambilan keputusan dengan mengganti negosiator utamanya.

Pertemuan trilateral antara perwakilan Ukraina, Rusia, dan AS di Jenewa dijadwalkan berlangsung pekan depan, dalam upaya untuk mengakhiri perang terbesar di Eropa sejak 1945. Zelensky berharap pertemuan tersebut berlangsung dengan serius, substansial, dan menguntungkan bagi semua pihak, meskipun mengakui adanya perbedaan pandangan antara negara-negara terlibat.

Ukraina dan Rusia telah mengikuti dua putaran pembicaraan yang diprakarsai oleh AS di Abu Dhabi, mengingat invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Zelensky meminta sekutu Ukraina untuk memberikan tekanan lebih besar kepada Rusia melalui sanksi yang lebih keras dan pasokan senjata yang lebih banyak. Dia juga menyoroti kurangnya tindakan yang diikuti oleh pembicaraan oleh pihak Barat.

Pertemuan di Jenewa akan dipimpin oleh penasihat Vladimir Putin, Vladimir Medinsky, berbeda dengan perundingan sebelumnya di Abu Dhabi. Zelensky menyatakan kejutan atas perubahan tersebut dan menegaskan keinginannya untuk mengetahui kompromi apa yang Russia bersedia tawarkan. Rustem Umerov, kepala negosiator Ukraina, menyebut hanya ada dua opsi: mempertahankan garis kontrol saat ini atau membentuk zona ekonomi bebas.

Rusia dan Ukraina masih mengalami kebuntuan mengenai wilayah yang dikuasai Rusia, termasuk Semenanjung Krimea dan sebagian wilayah Donbas yang disengketakan sebelum invasi pada 2022. Zelensky juga mengungkap janji Rusia untuk mengakhiri perang dengan syarat pasukan Ukraina mundur dari wilayah Donetsk, dan usulan AS untuk membentuk zona perdagangan bebas di kawasan tersebut.

Dengan adanya ketegangan dan kesulitan dalam perundingan damai, Zelensky berharap pertemuan trilateral di Jenewa dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan semua pihak tanpa menuntut Ukraina untuk terus memberikan konsesi..AutoSizeMode: full

Source link