Berita  

Peternak Ayam Kaya Raya Berkat Program MBG!

Harga daging ayam ras di tingkat peternak saat ini mengalami kenaikan yang menguntungkan, disebabkan oleh meningkatnya permintaan terutama untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta adanya momentum menjelang Ramadan dan libur Imlek. Menurut Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Sugeng Wahyudi, harga ayam hidup di kandang saat ini sudah melebihi biaya pokok produksi peternak, yang biasanya berkisar antara Rp21.000 hingga Rp23.000 per kilogram (kg).

Menurut Sugeng, harga daging ayam ras saat ini sudah sesuai dengan Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 6 Tahun 2024, dengan batas bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen ditetapkan sebesar Rp23.000 per kg dan batas atas HAP di Rp25.000 per kg. Harga ayam hidup di kandang saat ini berada di sekitar Rp25.000 per kg, yang merupakan batas HAP yang ditetapkan pemerintah.

Sugeng juga menyebut bahwa program MBG memberikan dampak nyata terhadap permintaan karkas ayam, terutama terlihat dari pergerakan harga di tingkat kandang peternak. Terkait rencana pemerintah untuk membangun pabrik dan peternakan ayam untuk memasok kebutuhan MBG, peternak menyambut baik kehadiran BUMN di industri unggas, terutama pada sektor hulu. Namun, peternak menolak jika BUMN terlibat langsung dalam budidaya ayam broiler karena dapat menjadi pesaing baru bagi peternak rakyat.

Saat ini, harga daging ayam ras di tingkat konsumen berada di level Rp40.230 per kilogram, dengan turun sebesar Rp352 atau -0,87% dari hari sebelumnya. Terdapat juga permasalahan terkait ketersediaan DOC yang belum merata di lapangan, tetapi BUMN diharapkan dapat membangun Rumah Potong Ayam (RPA) untuk membantu menyerap produksi peternak dengan lebih baik dan menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.

Source link