Ferrari telah menunjukkan kinerja yang impresif selama shakedown di Barcelona, yang memberikan optimisme bagi tim sebelum sesi pertama di Bahrain. Lewis Hamilton, meskipun menutup lima hari uji coba di Catalunya di puncak klasemen waktu, fokus pada pengumpulan data terkait perilaku mobil. Hasil positif diperoleh dari analisis aerodinamika yang menunjukkan korelasi yang baik antara trek dan terowongan angin.
Masuknya Guillaume Dezoteux dari Racing Bulls memperkuat staf Ferrari yang akan berperan penting dalam pengembangan mobil SF-26. Sementara itu, Ferrari telah memilih untuk tidak menggunakan S-duct yang sebelumnya diperkenalkan pada model SF-23 dan SF-24, menggantikan desain tersebut dengan sistem pembuangan udara yang lebih efisien.
Dengan mobil SF-26 yang memiliki desain unik dengan airbox berbentuk segitiga, Ferrari menunjukkan ambisi mereka untuk memanfaatkan mesin endotermik yang bisa beroperasi pada suhu yang lebih tinggi. Semua mata akan tertuju pada sesi kedua ujicoba di Bahrain, di mana tim-tim akan saling berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan mobil mereka. Semua update terkait performa mobil merah ini akan menarik perhatian para penggemar Formula 1 sebelum musim balap resmi dimulai.












