Motor listrik pada mesin baru meningkatkan daya hingga tiga kali lipat daripada sebelumnya, tetapi kapasitas baterai hanya sedikit lebih besar dibandingkan sebelumnya hingga 2025. Hal ini menimbulkan masalah karena energi listrik yang tersedia mungkin tidak mencukupi untuk satu putaran penuh di lintasan, meskipun aerodinamika aktif telah digunakan untuk mengurangi hambatan. Untuk mengatasi masalah ini, tim sedang mengembangkan solusi alternatif agar mobil tidak kekurangan daya di tengah lintasan lurus. Matt Harmann membahas prediksi bahwa pada 2026, mesin endotermik mungkin akan menggunakan bahan bakar untuk mengisi ulang baterai. Pemulihan energi menjadi tantangan besar dalam F1 baru, dengan pembalap dituntut untuk menyesuaikan gaya mengemudi mereka agar memaksimalkan pemulihan energi. Selain pengereman, pemulihan energi juga akan diupayakan selama putaran. Integrasi canggih antara power unit dan sasis menjadi faktor penentu dalam meraih performa terbaik di awal kejuaraan.
Solusi Williams tentang Stabilitas dan Pemulihan Energi
Read Also
Recommendation for You

Ferrari telah menunjukkan kinerja yang impresif selama shakedown di Barcelona, yang memberikan optimisme bagi tim…

Cadillac secara resmi memperkenalkan desain livery mobil Formula 1 mereka dalam iklan Super Bowl NFL….

Yamaha sedang berusaha keluar dari bayang-bayang dengan mengadopsi mesin V4 dan mencari keseimbangan aerodinamis yang…

Peluncuran musim 2026 Kejuaraan Dunia MotoGP berlangsung di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, yang dipilih…








