Beberapa insiden kriminal terjadi di Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (1/2), seperti penangkapan pengedar obat terlarang di Jakarta Pusat dan dugaan rekayasa kasus narkoba oleh oknum polisi di Jakarta Selatan. Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap delapan penjual obat terlarang di empat kecamatan dengan menyita sebanyak 13.128 butir tramadol, trihexyphenidyl, dan eksimer. Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu S. Kuncoro mengatakan penangkapan dilakukan di berbagai tempat mulai dari pinggir jalan, rumah, hingga toko kosmetik.
Di sisi lain, Polsek Cilandak, Jakarta Selatan tengah melihat dugaan rekayasa BAP kasus penganiayaan menjadi kasus narkoba yang dilakukan oleh salah satu anggotanya. Kasi Humas Polsek Cilandak, Bripka Nuryono menyatakan pihaknya sedang menyelidiki kronologis kasus tersebut dan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui Propram.
Selain itu, seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal tersangkut di sekatan sampah Kali Mookervart di Jembatan Pesakih, Kalideres, Jakarta Barat. Penemuan pertama kali dilakukan oleh petugas UPS Badan Air Kalideres, Supri.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menekankan pentingnya lalu lintas dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebagai garda terdepan dalam melayani publik. Dalam pengarahannya kepada personel pengemban fungsi Lalu Lintas dan SPKT, Dekananto mengingatkan agar tutur kata dan sikap tetap dijaga agar tidak menyinggung atau melukai perasaan masyarakat.
Dari berita-berita tersebut, terlihat bahwa keamanan dan penegakan hukum masih menjadi fokus utama di Jakarta dan sekitarnya. Tindakan tegas dan penyelidikan yang intensif perlu terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah tersebut.












