Berita  

Negara Kaya Batasi Kerja Part Time, Tingkatkan Pekerjaan Full Time

Partai konservatif yang berkuasa di Jerman mengusulkan pembatasan hak kerja paruh waktu untuk mendorong lebih banyak orang bekerja penuh waktu. Kanselir Friedrich Merz dari partai CDU menyatakan perlunya lebih banyak pekerjaan dan produktivitas untuk merangsang perubahan di tengah stagnasi perekonomian Jerman. Menteri Ekonomi Katherina Reiche juga mendukung usulan tersebut, menyoroti pentingnya pekerjaan penuh waktu yang dikombinasikan dengan penitipan anak atau perawatan keluarga.

Rencana pembatasan pekerjaan paruh waktu hanya boleh dilakukan untuk alasan-alasan tertentu, seperti merawat anak, keluarga, atau pelatihan kejuruan. Kritik pun muncul dari partai politik lawan serta serikat pekerja setempat terhadap usulan tersebut. Mereka menilai bahwa masalah bukanlah karena kurangnya kerja atau kinerja, melainkan keadaan yang tidak memungkinkan mereka yang tidak bisa bekerja penuh waktu.

Sebelumnya, Merz juga menuai kontroversi ketika mengkritik aturan cuti sakit di Jerman yang menurutnya terlalu berlebihan. Ia mempertanyakan mengapa pekerja diberikan hampir tiga minggu cuti sakit dalam setahun serta izin untuk mendapatkan surat keterangan sakit melalui konsultasi telepon dengan dokter. Pro dan kontra atas usulan ini semakin memperuncing perdebatan di Jerman terkait regulasi kerja paruh waktu dan penuh waktu.

Source link