George Russell telah membuat permintaan yang unik saat bernegosiasi kontrak barunya dengan Mercedes untuk F1 2026. Dia berharap bisa mendapatkan sebuah mobil Grand Prix asli sebagai bagian dari kontraknya, bersama mobil impian lainnya, Mercedes-AMG One, yang sudah dimilikinya. Namun, keinginannya untuk memiliki mobil Formula 1 pribadinya tidak terpenuhi akibat pembatasan anggaran dalam dunia balap.
Menurut Russell, peraturan keuangan kelas utama membuat produksi monocoque mobil F1 sangat terbatas, hanya sekitar tiga atau empat per tahun. Hal ini berbanding terbalik dengan masa lalu di mana setiap tim bisa membuat 15 hingga 20 sasis setiap tahunnya. Hal ini membuatnya kecewa karena harapannya untuk memiliki mobil F1 pribadi tidak terwujud.
Meskipun usaha negosiasi Russell tidak berhasil, dia tetap berharap agar aturan bisa disesuaikan agar tim bisa memproduksi monocoque di luar batasan anggaran. Dia yakin bahwa komponen lainnya tidak akan menjadi masalah, seperti jumlah mesin yang cukup, sayap belakang, sayap depan, dan underbody yang tersedia dalam jumlah yang mencukupi.
Meskipun harus puas tanpa memiliki mobil Formula 1 sendiri di garasinya saat ini, Russell berharap aturan baru yang akan diterapkan pada 2026 dapat membantu mengubah situasi tersebut. Meski demikian, Prestasi yang diraihnya dalam musim 2025, di posisi keempat klasemen pembalap, memberinya optimisme untuk perubahan yang lebih baik di masa depan.












