Nick Cassidy, pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia Formula E, berharap agar seri balapan ini tetap mempertahankan keunikannya dan tidak terlihat seperti kejuaraan mobil single-seater lainnya. Kritik terhadap Formula E muncul karena sulit dipahami dengan strategi Attack Mode dan penghematan energi yang dilakukan oleh pembalap. Hal ini mengakibatkan reaksi dari Dan Ticktum setelah balapan Mexico City E-Prix, di mana rekan setimnya, Pepe Marti, berhasil membuat comeback yang luar biasa. Cassidy, yang berhasil meraih kemenangan dari posisi ke-13, yakin Formula E sudah tepat menjelang perubahan regulasi musim depan. Mengacu pada performa dan antusiasme balapan saat ini, Cassidy optimis bahwa Gen4 akan membawa kejuaraan ke level berikutnya dengan tenaga lebih dari 800 bhp. Dalam musim keenamnya di Formula E, Cassidy siap untuk tantangan baru dan percaya bahwa masa depan kejuaraan ini akan semakin menarik.
Formula E: Inovasi yang Membedakan dari Kompetisi Single Seater
Read Also
Recommendation for You

Honda menunjukkan perkembangan yang pesat selama musim dingin. Joan Mir dengan waktu terbaiknya menunjukkan kemungkinan…

Merek Cadillac dari General Motors melakukan investasi besar hingga 20 juta dolar AS untuk mengungkapkan…

Franco Morbidelli adalah satu-satunya pembalap Ducati yang mengendarai Desmosedici GP generasi lama selama tiga hari…

Ferrari telah menunjukkan kinerja yang impresif selama shakedown di Barcelona, yang memberikan optimisme bagi tim…

Cadillac secara resmi memperkenalkan desain livery mobil Formula 1 mereka dalam iklan Super Bowl NFL….







