Berita  

Netizen Malaysia: Jangan Jadikan Kami Venezuela Kedua

Pada akhir pekan kemarin, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuala Lumpur mengunggah sebuah citra satelit yang epik dari ruang angkasa yang langsung menarik perhatian netizen Malaysia. Namun, alih-alih mengagumi keindahan foto tersebut, warga Malaysia malah membalas dengan lelucon satir yang meminta pemerintahan AS untuk tidak mengalihkan perhatian mereka ke negara tersebut seperti yang terjadi dengan Venezuela.

Foto yang dibagikan berasal dari tahun 2016 dan diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional menunjukkan petir yang menyambar di tengah badai besar di wilayah Malaysia. Meskipun Kedubes AS menggambarkan keindahan foto tersebut, netizen Malaysia lebih memilih untuk menghadirkan humor dan stereotip lama tentang negaranya sebagai respons.

Beberapa netizen menggunakan humor untuk mengingatkan AS bahwa Malaysia tidak memiliki minyak, hanya minyak goreng Saji. Ada pula yang berpendapat bahwa Malaysia hanya memiliki kelimpahan minyak sawit dan badai petir. Bahkan, ada yang menyatakan bahwa mereka tinggal di hutan tanpa minyak. Respons lucu dan kritis tersebut memunculkan diskusi soal sumber daya alam, serta pengawasan dan intervensi luar negeri.

Reaksi netizen Malaysia ini dipicu oleh tindakan agresif AS terhadap Venezuela, di mana Presiden Trump telah mengumumkan langkah-langkah untuk mengendalikan sumber daya alam negara tersebut. Ketegangan antara AS dan Venezuela juga membawa perhatian pada Greenland, dengan Trump mengancam untuk mengambil tindakan, termasuk menggunakan kekuatan militer, dalam merebut wilayah tersebut dari Denmark. Kedubes AS di Kuala Lumpur memicu reaksi tersebut tanpa peringatan sebelumnya, yang membuat netizen Malaysia menjadi waspada terhadap rencana AS terhadap negara mereka.

Source link