Berita  

Proyek Hilirisasi Rp101 Triliun: Mulai Dibangun Februari 2026

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas untuk memulai enam proyek hilirisasi baru dengan nilai total investasi mencapai USD 6 miliar di awal bulan depan. Instruksi tersebut dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, yang juga membahas agenda terkait sektor energi. Salah satu proyek kilang minyak terbesar, RDMP Balikpapan, dijadwalkan diresmikan pada hari tersebut.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan rencana pembangunan enam proyek hilirisasi strategis mulai Januari 2026. Proyek-proyek ini termasuk pengolahan bauksit, bioavtur, pabrik bioetanol, serta fasilitas budidaya unggas. Proyek-proyek ini mencakup pengembangan industri aluminium, fasilitas bauksit, produksi bioavtur, dan lainnya dengan total nilai investasi yang signifikan.

Di samping itu, pemerintah juga mencanangkan 18 proyek hilirisasi baru dengan fokus pada industri pengolahan mineral, kimia, dan perkebunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa enam proyek hilirisasi dijadwalkan groundbreaking pada bulan Januari, diikuti dengan pembangunan proyek lainnya hingga bulan Februari dan Maret. Proyek-proyek tersebut termasuk dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME). Semua proyek ini menandai komitmen pemerintah dalam mendukung sektor hilirisasi dan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Source link