Berita  

Kontribusi KEK Gandeng BPS Rp19,6 Triliun ke PDB

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengelola data statistik KEK guna mendukung Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan antara Mei hingga Juli 2026. Dalam sebuah laporan, Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, mencatat bahwa kontribusi Nilai Tambah Bruto (NTB) dari perusahaan di KEK mencapai Rp19,6 triliun pada triwulan III tahun 2025, setara dengan 0,32% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Data tersebut diperoleh dari 536 Pelaku Usaha di 25 KEK yang telah berpartisipasi dalam pengisian data melalui webform Sistem Aplikasi KEK.

Data tersebut menunjukkan potensi signifikan terhadap PDRB Provinsi, terutama di Aceh, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Selatan. Mayoritas NTB KEK berasal dari sektor Industri Pengolahan, diikuti oleh sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, serta Aktivitas Real Estate. Penambahan Pelaku Usaha KEK terus terjadi, dengan total pelaku usaha mencapai 536. Kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BPS, LNSW, Administrator KEK, serta BUPP dan Pelaku Usaha di KEK menjadi kunci dalam menyajikan data yang akurat dan relevan untuk pertumbuhan ekonomi dan kebijakan nasional maupun daerah.

Source link