Berita  

Ini Strategi PD 3 di Mata AS: Rp 330 Muntuk Pesawat ‘Kiamat’

Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah menandatangani kontrak modifikasi senilai US$20,3 juta atau sekitar Rp330 miliar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pesawat strategis E-6B Mercury yang dikenal sebagai “pesawat kiamat”. Kontrak tersebut diberikan kepada Rockwell Collins Inc. yang beroperasi sebagai Collins Aerospace Government Systems, bagian dari RTX. Dana tersebut akan digunakan untuk memproduksi dan mengirimkan tiga kit modernisasi perangkat pemancar daya tinggi bagi armada E-6B.

Pekerjaan kontrak tersebut akan dilakukan di Richardson, Texas, dan diharapkan selesai pada Juni 2027. Pendanaan proyek berasal dari anggaran pengadaan pesawat Angkatan Laut tahun fiskal 2026 dan dikelola oleh Komando Sistem Penerbangan Angkatan Laut (Naval Air Systems Command/NAVAIR) yang berbasis di Patuxent River, Maryland.

Pesawat E-6B memainkan peranan krusial dalam arsitektur komando, kendali, dan komunikasi nuklir militer AS, berfungsi sebagai penghubung udara antara kepemimpinan nasional dengan kekuatan strategis lainnya. Kit modernisasi yang dipesan ditujukan untuk meningkatkan sistem komunikasi daya tinggi, termasuk dukungan frekuensi sangat rendah yang diperlukan dalam misi komando strategis, meskipun detail teknisnya tidak diungkapkan oleh Angkatan Laut AS karena alasan keamanan operasional.

Collins Aerospace telah terlibat sebagai pemasok sistem avionik dan komunikasi bagi militer AS, serta dalam program modernisasi platform strategis lainnya. Selama beberapa tahun terakhir, armada E-6B telah mengalami peningkatan bertahap untuk memperpanjang usia pakai dan menjaga kesiapan misi, dengan fokus pada avionik, ketahanan komunikasi, dan integrasi jaringan komando dan kendali, tanpa perubahan besar pada struktur pesawat.

Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kemampuan komunikasi pesawat strategis AS dan memastikan kesiapan serta efektivitas dalam misi penting mereka.

Source link