Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading telah berhasil mengidentifikasi dua pelaku jambret yang melakukan aksi merampas telepon genggam dan tas milik seorang jemaat gereja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Minggu (4/1). Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melalui proses pemeriksaan kamera pengawas (CCTV) dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Para penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti serta memeriksa keterangan saksi terkait kasus tersebut yang masih dalam tahap penyelidikan. Peristiwa kriminal tersebut terekam oleh kamera pengintai di lokasi kejadian, dimana kedua pelaku terlihat menggunakan sepeda motor, merampas telepon genggam iPhone 16 milik korban, bahkan sampai menyebabkan korban terseret beberapa meter akibat berusaha menahan teleponnya. Pada peristiwa sebelumnya di depan Gerbang Selatan Gading Kirana, seorang wanita berinisial RAF (33) juga menjadi korban penjambretan tas yang tengah beribadah ke gereja. Korban kehilangan tas beserta dokumen dan iPhone 16 karena aksi dua pelaku yang menggunakan sepeda motor. Petugas Polsek Kelapa Gading juga mendapat laporan dari saksi terkait kejadian tersebut, dimana korban berusaha menahan tasnya namun akhirnya terjatuh akibat kekuatan dua pelaku. Kasus yang menimpa jemaat gereja ini menjadi perhatian dan telah mendapat respons dari pihak berwenang, semoga pelaku dapat segera ditangkap dan memberikan keadilan bagi korban yang menjadi sasaran kejahatan.
Polisi Ungkap Identitas Jambret Pelaku di Jakut
Read Also
Recommendation for You

Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja,…

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah melakukan mutasi terhadap tiga pejabat utama di Polda…

Polisi berhasil menangkap seorang pengedar uang palsu berinisial MR (55) di kawasan RW 08 Kalibaru,…

Dua orang berhasil ditangkap dalam kasus tawuran yang menyebabkan kematian satu orang di Kota Bekasi,…

Polres Metro Jakarta Selatan menunda pemeriksaan terhadap influencer dr. Amira Farahnaz atau yang dikenal sebagai…







