Brimob Polda Metro Jaya melakukan pemantauan di Terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan setelah terjadi tawuran antarwarga di kawasan tersebut. Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Henik Maryanto, mengatakan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan situasi aman dan kondusif. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setelah insiden tawuran sebelumnya.
Unit Patroli Brimob Satuan Brimob Polda Metro Jaya menyisir area terowongan dan sekitarnya sejak pagi hari untuk mengantisipasi gangguan lanjutan. Seiring dengan itu, petugas Polres Metro Jakarta Selatan juga turun tangan untuk membubarkan massa dan mengimbau warga pulang ke rumah masing-masing. Situasi kemudian dapat dikendalikan dan dinyatakan aman, dengan Unit Patroli Brimob siaga di beberapa titik strategis di sekitar area Terowongan Manggarai.
Tidak hanya sebagai upaya pencegahan gangguan kamtibmas, kehadiran Brimob juga merupakan dukungan bagi tugas kepolisian kewilayahan. Mereka siap mendukung upaya kepolisian dengan profesional dan humanis guna menjaga ketertiban dan rasa aman masyarakat. Sampai saat ini, situasi di sekitar Terowongan Manggarai dilaporkan aman dan kondusif, dengan aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.
Sebelumnya, Kepolisian menggunakan gas air mata untuk membubarkan tawuran antarwarga di Terowongan Manggarai. Tujuan penggunaan gas air mata bukan hanya untuk membubarkan aksi tawuran, tetapi juga untuk menjaga situasi agar tidak mengganggu pengguna jalan. Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih, menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan agar tawuran cepat bubar dan tidak mengganggu masyarakat yang melintas di daerah tersebut.












