Toyota hadir kembali dalam Reli Dakar di Arab Saudi dengan banyak kendaraan yang bersaing. Di kelas Ultimate, terdapat 19 mobil peserta yang menggunakan Toyota Hilux T1 yang tangguh dan teruji. Tim Toyota Afrika Selatan telah mengembangkan Hilux dengan detail yang disempurnakan, seperti GR Hilux IMT Evo yang telah ditingkatkan untuk memberikan kinerja optimal di medan pasir.
Namun, sebelum balapan dimulai, tim Toyota Gazoo Racing W2RC menghadapi kendala. Pembalap Juan Cruz Yacopini mengalami kecelakaan serius di Argentina, yang menyebabkan cedera tulang belakang. Hal ini membuatnya harus mundur dari balapan, dan pasangannya, Daniel Oliveiras, juga tidak dapat tampil sebagai navigator. Meskipun demikian, tim Toyota masih diwakili oleh tiga mobil yang bersaing di Arab Saudi.
Di sisi lain, Yazeed Al-Rajhi dan Timo Gottschalk dari tim Overdrive kembali ke Reli Dakar sebagai juara bertahan. Meskipun sebelumnya mengalami kecelakaan di Reli Yordania yang mengakibatkan cedera serius, keduanya telah pulih dan bersiap untuk berkompetisi. Meski tidak menggunakan versi terbaru dari Hilux, mereka tetap menjadi pesaing yang tangguh di ajang Reli Dakar.
Selain itu, ada tim swasta lain yang memperkuat Toyota, yaitu Energylandia dari Polandia. Eryk Goczal, pembalap termuda yang memenangkan tahapan di kelasnya pada tahun 2023, kini bersaing di kelas Ultimate bersama ayahnya, Marek, dan pamannya, Michal. Toyota juga telah meraih empat kemenangan secara keseluruhan di Reli Dakar sebelumnya.
Dengan kehadiran berbagai tim yang mengandalkan Toyota, Reli Dakar tahun ini menjanjikan persaingan yang sengit. Dukungan dan semangat para pembalap serta pengembangan terbaru pada Toyota Hilux menambah keseruan dan dinamika balapan.












