Berita  

Thailand Serang Kamboja: Korban Sekolah Chaos-3 Juta

Perang antara Thailand dan Kamboja semakin memanas, dengan serangan bom dari jet tempur Thailand yang melanda distrik Banan, Battambang, Kamboja selama perayaan Natal. Perang ini telah berlangsung selama lebih dari 20 hari, dan agresi Thailand terus meningkat. Pada Kamis (25/12), pasukan Thailand menggunakan jet tempur T-50TH untuk menjatuhkan bom di distrik Banan. Sementara itu, pada Rabu (24/12), militer Thailand menggunakan jet tempur T-50 untuk menjatuhkan bom di daerah Phnom Sampov, Battambang. Insiden ini memaksa para siswa dan warga sipil untuk mengungsi ke tempat aman. Sebagai tanggapan, Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (MoEYS) menutup sementara sekolah-sekolah di Banan dan Phnom Sampov untuk alasan keamanan. Hingga saat ini, total 1.311 sekolah di beberapa provinsi telah ditutup, dampaknya menimbulkan 3.221.033 siswa dan 15.034 guru yang terpengaruh. Selama invasi, pasukan Thailand menggunakan berbagai jenis senjata dan peralatan berat dan destruktif, termasuk jet tempur F-16, DTI-2, drone canggih, bom cluster, gas beracun, dan T-50. Tindakan agresi Thailand telah menyebabkan lebih dari setengah juta warga dievakuasi, dengan korban jiwa dan luka-luka di pihak Kamboja. Perang ini bukan insiden terisolasi, melainkan rencana dan tindakan terencana oleh pemerintah Thailand.

Source link