Setelah balapan GP F1 Qatar 2025 berakhir, Kimi Antonelli mengalami gelombang pelecehan setelah kehilangan posisi kepada Lando Norris di lap terakhir karena kesalahan. Red Bull dan FIA telah memberikan tanggapan, dengan Mercedes juga ikut memberikan reaksi dalam tanya jawab Grand Prix biasa mereka. Pada hari Senin, Mercedes mengunggah pesan di media sosial untuk mengingatkan komunitas penggemar tentang pentingnya lingkungan yang saling menghormati dan aman. Mereka juga menyediakan solusi untuk melaporkan pesan yang tidak pantas di platform resmi mereka.
Keesokan harinya, Mercedes merespons kasus Antonelli lebih langsung dengan membagikan video tanya jawab tentang GP Qatar. Wakil Direktur Teknis Mercedes, Simone Resta, memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi pada Antonelli di lap terakhir. Resta menunjukkan bahwa Kimi telah mengemudi dengan baik hingga berada di ambang batas untuk menyalip Sainz. Resta juga menekankan bahwa tim sangat serius dalam merespons pelecehan online dan tengah bekerja keras untuk menciptakan ruang yang aman bagi para penggemar berinteraksi dengan tim.
Mercedes juga mengapresiasi penjelasan Red Bull terkait kasus ini. Mereka menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penggemar serta lingkungan yang saling menghormati menjadi prioritas tim. Dengan demikian, Mercedes menjelaskan bahwa mereka bekerja keras untuk menciptakan lingkungan online yang aman dan menyenangkan bagi para penggemar.












